5 Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal Yang Paling Dasar

September 19, 2017
SERPChecker - Get deep insights into Google SERP
Trading Saham
Pasar Uang dan Pasar Modal
Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal saat ini sudah menjadi salah satu topik pembahasan yang sangat banyak dibicarakan dibidang ekonomi. Namun, untuk mengetahu perbedaan antara kedua masalah tersebut, ada baiknya juga kita mengetahu terlebih dahulu inti dari kedua pembahasan, yaitu apa itu pasar uang dan apa itu pasar modal. Dengan mengetahui dari inti kedua permasalahan tersebut, maka dengan mudah kita dapat mengetahui perbedaan yang paling mendasar antara pasar uang pasar modal.

Pasar Uang adalah tempat ataupun kegiatan dimana terjadinya suatu pertemuan permintaan dan penawaran dana-dana yang terwujud dalam sekumpulan surat berharga yang memiliki jangka kurang dari setahun. Sedangkan Pasar Modal ataupun yang sering disebut sebagai Bursa Efek adalah tempat bertemunya dua pihak, antara pihak yang menawarkan dana dengan pihak yang memerlukan dana dalam jangka waktu panjang. Dan yang dimaksud dana jangka pajang tersebut adalah berupa Obligasi, Saham maupun surat-surat berharga lainnya.

Baca Juga : Apa itu Forex dan Bagaimana Cara Trading Forex Untuk Pemula

Nah, sekerang kita sudah mengetahui tentang dasar dari kedua masalah tersebut. Kini saatnya kita membahas tentang perbedaan antara keduanya secara rinci dan lebih dalam agar mudah untuk dipahami, mana saja letak perbedaan antara pasar uang dan pasar modal tersebut.

#Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal


Penasaran apa saja perbedaan yang paling mendasar antara keduanya ?, tenang saja, kita akan membahasnya secara mendalam agar mudah dipahami perbedaan tersebut. Berikut adalah perbedaan antara pasar uang dengan pasar modal yang belum banyak diketahui orang.

1. Perbedaan Dari Segi Waktu dan Pengelolaan


Pasar uang sebenarnya suatu wadah tempat bertemunya antara pemberi dana (Investor) dengan calon costumer. Pertemuan ini biasanya terjadi secara langsung ataupun melalui pihak ketiga ( perantara ), dan penawaran surat berharga pada jenis pasar uang ini hanya bersifat dalam jangka waktu pendek. Sebaliknya, sedangkan Pasar Modal adalah pasar yang memperjual belikan surat berharga yang isi nya baik itu berupa Obligasi, maupun Saham dan surat berharga lainnya yang digunakan dalam jangka waktu panjang.

2. Perbedaan Dari Segi Barnag Yang di Perjual-Belikan


Selanjutnya adalah dari segi perjualan suatu barang. Karena ini merupakan suatu pasar, maka pastinya akan ada barang yang akan dijual belikan. karena dalam pasar modal yang diperjual belikan berupa obligasi, saham maupun surat berharga lainnya hanya dalam waktu pendek, maka disini tentunya akan dipertemukan antara perusahaan yang mencari modal dengan para investor ataupun penanam modal.

Nantinya, Investor tersebut akan bertindak sebagai pembeli yang harus jeli untuk memilih dan menjatuhkan pilihan dari pedangan mana dan barang apa yang akan dibeli.

Sedangkan Instrumen yang dilakukan dalam pasar modal adalah Surat Berharga Pasar Uang ( SPBU ) yang biasanya digunakan secara diskonto, dan Instrumen lainnya yang dipakai adalah SBI ataupu Sertifikat Bank Indonesia. Intinya adalah, pasar uang selalu bersifat jangka pendek sedangkan pasar modal merupakan jangka panjang.


3. Perbedaan Dari Segi Tempat Transaksi


Kalau dilihat dari segi tempat transaksi, Pasar Modal memiliki tempat yang sangat luas. Di Indonesia sendiri sudah terdapat dua pasar modal, yaitu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Sedangkan untuk Pasar Uang tidak memiliki transaksi yang khusus, dan transaksi yang terjadi hanya dengan menggunakan alat komunikasi saja.

4. Perbedaan Dari Segi Otoritas


Pasar uang ataupun Money Market otoritas tertingginya adalah Bank Indonesia ( BI ). Sedangkan Pasar Modal, otoritas tertingginya adalah Kementrian Keuangan Republik Indonesia ( Kemenkeu RI).

5. Perbedaan Dari Segi Resiko


Setiap Pasar Uang dan Pasar Modal tersebut, keduanya memiliki resiko masing-masing. Namun, Pasar Uang lebih banyak diminati karena minimnya resiko yang didapatkan dan dengan return yang rendah pula. Selain itu, pasar uang lebih kecil modalnya, karena bisa ditanamkan modal hanya dengan jumlah Rp.100.000 saja. Bukan hanya itu saja, keamannya juga sangat terjamin karena dikelola oleh orang yang profesional. Tapi sayangnya, Investasi pasar uang seperti reksadana hanya membatasi investasinya tak lebih dari 10% saja.


Sedangkan Pasar Modal mempunyai resiko yang sangat tinggi dan return nya juga dibilang tinggi. Contohnya, jika anda membeli saham dan kemudian hari anda mengalami loss maka itu akan menyebabkan kebangrutan bagi usaha yang anda jalani tersebut. Pasar Modal ini juga bersifat Fluktuatif sehingga sangat rentan terhadap resiko kerugian.

#Manakah Yang Lebih Menguntungkan ?


Menurut anda pribadi manakah yang lebih menguntungkan kita, setelah membaca perbedaannya pastinya anda akan lebih mudah untuk mengetahu pasar apa yang lebih berguna dan bisa menguntungkan kita. Apa itu Pasar Uang atau Pasar Modal ?

Nah itulah 5 Perbedaan Pasar Uang dengan Pasar Modal, sehingga bisa menambahkan wawasan anda semuaya dan bisa mendapatkan informasi yang selama ini dicari-cari. Silahkan share artikel ini jika menurut anda bermanfaat bagi kita semuanya. ☺

Tampilkan Komentar