Cara Mulai Usaha Baru Untuk Pemula Yang Harus di Pelajari

September 07, 2018

Cara Mulai Usaha Baru Untuk Pemula Yang Harus di Pelajari
Cara Memulai Usaha Sendiri

Pada Umumnya, memulai usaha itu merupakan salah satu hal yang penuh tantangan dan membutuhkan mental yang kuat. Kurangnya modal seringkali menjadi faktor utama yang membuat niat seseorang tersebut untuk memulai usaha menjadi surut. Namun kenyataannya, modal bukanlah faktor utama melainkan mentalitas seseorang lah yang menentukan.

Cara Mulai Usaha Baru Untuk Pemula


Pada umumnya, mereka pemula dan belum pernah menjalankan usaha pasti jadi kebingungan bagaimana cara memulai usaha dari nol hingga sukses . Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tips memulai bisnis dari nol hingga bisa sukses serta beroperasi dengan baik, berdasarkan pengalaman pribadi. Simak beberapa ulasa dibawah ini.

1. Tentukan Jenis Usaha


Poin pertama ini sangat penting karena juga  berhubungan dengan keinginan Anda dan tren bisnis jangka panjang. Kebanyakan orang lebih banyak memilih bisnis yang sedang trends, karena dianggap bisa langsung menghasilkan uang.

Namun, hal ini bisa saja dilakukan, tetapi tetap harus memperhatikan bagaimana  minat Anda sebagai pelaku usaha. Bisnis yang dijalankan yang berdasarkan minat umumnya bisa bertahan jauh lebih lama dibandingkan bisnis yang dijalankan karena ikut-ikutan.

Contohnya, Anda menyukai tentang hal-hal kuliner, maka jenis bisnis yang cocok untuk Anda jalankan yaitu usaha makanan. Jenis usaha yang harus dijalankan juga sangat berpengaruh pada tingkat keberhasilannya, makin banyak peminatnya maka semakin besar pula peluang untuk memajukan atau mengembangkan usaha tersebut.
Back to Content

2. Pilih Misi Dan Visi Usaha Anda


Di balik semua usaha yang berhasil pasti ada salah satu visi dan misi yang kuat di targetkan di dalamnya. Begitu pula dengan usaha yang akan Anda bangun, harus ada visi dan misi yang harus diusung.
Back to Content

Nah, dengan adanya visi dan misi tersebut, maka bisnis tersebut akan dapat fokus pada tujuan dibangunnya usaha itu. Umumnya, para pemula membangun usaha nya tanpa menetapkan visi dan misi yang jelas, yang pada akhirnya sering kali membuat mereka tidak konsisten pada tujuan awal membangun usaha tersebut.

3. Melakukan Survey Lapangan


Setelah anda menentukan jenis usaha, selanjutnya yang harus anda lakukan adalah melakukan survey lapangan. Tujuan survey ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar tingkat persaingan, dan mengetahui potensi usaha yang akan dirintis.

Survey yang dilakukanpun tidak harus detail, namun cukup pada permukaan saja karena Anda juga tidak mau kehabisan banyak waktu hanya untuk melakukan  survey. Lalu, apa saja yang akan disurvey?

A. Survey Terhadap Perilaku Konsumen


Perhatikan bagaimana perilaku konsumen untuk jenis usaha yang akan kita rintis. Pastikan bahwa jenis usaha tersebut mempunyai banyak peminat yang punya daya beli bagus.

Pada dasarnya, bisnis apapun itu tentu membutuhkan konsumen yang mempunyai daya beli. Semakin besar pangsa pasar jenis usaha itu maka semakin besar pula potensi berkembangnya bisnis tersebut serta potensinya juga semakin menjanjikan

B. Survey Tingkat Competition


Kemungkinan besar dalam memilih jenis usaha yang ingin Anda rintis sudah terlebih dahulu mendahului anda yang menjadi pesaing berat anda. Melalui survey kecil-kecilan ini nantinya akan sangat berguna untuk mengetahui seberapa banyak bisnis sejenis, dan bagaimana kualitas produk, kualitas pelayanan, persaingan harga, dan informasi lainnya terhadap pesaing anda.

Dengan adanya informasi tersebut maka kita bisa mengambil langkah dan strategi marketing yang bagus agar dapat bersaing dengan pesaing di usaha yang sama.

C. Survey Tempat ataupun Lokasi Usaha


Banyak yang bilang bahwa lokasi sangat berpengaruh pada tingkat keberhasilan suatu bisnis. pernyataan tersebut bukan tanpa alasan, karena pemilihan lokasi yang tepat serta strategis sangat besar dampaknya bagi tingkat penjualan sebuah usaha tersebut.

4. Siapkan Modal Usaha


Salah satu cara memulai usaha yang wajib anda tentukan adalah mempersiapkan modal, baik itu modal materi ataupun modal terhadap pengetahuan tentang usaha. Tapi, dalam hal ini lebih kita bahas kepada modal uang untuk kepentingan memulai bisnis.

Berapa banyak modal yang diperlukan? Tentunya ini tergantung dari usaha yang akan anda dirintis. Semakin besar usaha yang dibangun, maka semakin besar pula modal yang akan dibutuhkan nantinya.

Modal tersebut bisa saja didapatkan dengan beberapa cara. contohnya meminjam dari bank, mencari investor, meminjam orang terdekat, maupun dari tabungan sendiri. Namun, umumnya bagi para pemula sangat disarankan untuk memakai modal sendiri. Alasannya yaitu semua bisnis juga punya risiko kegagalan. Jika anda meminjam modal dari bank maka kemungkinan Anda akan ketetaran untuk memulai usaha baru karena harus membayar tagihan tersebut kepada pihak bank.

5. Mempersiapkan Semua Keperluan Usaha


Merintis usaha baru juga membutuhkan persiapan yang matang, karena tanpa adanya persiapan, maka sebuah usaha bisa saja berjalan tanpa arah dan gagal pada akhirnya. Persiapan yang dimaksud meliputi kesiapan produk, kesiapan alat kerja,
 serta teknik pemasaran, dan lainnya. Selain itu, kesiapan dari diri sendirijuga harus diperhatikan karena Anda adalah orang yang  akan menjadi aktor paling penting dalam menjalankan usaha tersebut.

6. Lakukan Promosi Secara Berkala


Apapun jenis bisnis yang akan dirintis pasti juga membutuhkan metode pemasaran yang baik agar nantinya bisa berhasil dan bertahan dalam persaingan yang sangat ketat. Cara promosi pun juga harus dipilih yang paling sesuai dengan jenis usaha anda, dimana pada awalnya mungkin butuh trial and error.

Jenis metode pemasaran yang beragam belum tentu juga semuanya sesuai dengan semua jenis usaha. Sebagai contoh, bisnis herbal dari ABE yang sukses dengan pemasaran MLM. Tentunya sistem MLM juga ini belum tentu dapat diterapkan pada pemasaran produk berteknologi, misalnya pemasaran melalui smartphone.

7. Terus Memantau Pasar dan Belajar Mengembangkan Usaha


Perubahan pasar akan selalu terjadi pada semua jenis usaha. Jika ingin tetap bertahan pada persaingan yang sangat ketat maka  andawajib hukumnya untuk selalu memantau perkembangan pasar.

Selain itu, para pengusaha juga tetap harus tetap mau belajar dan mengikuti perubahan yang terjadi. Contohnya, zaman dulu belum ada pemasaran online maka para pengusaha jaman sekarang juga harus memiliki pengetahuan serta pemahaman tentang dasar internet marketing agar dapat bertahan dan terus berkembang.

Nah, itulah 7 Cara Memulai Usaha Baru Sendiri Dari Nol Hingga Sukses. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda semuanya dalam mengembangkan ataupun merintis bisnis anda tersebut. Jangan lupa untuk terus mengikuti XDTPD Blogs karena akan ada banyak Ide-Ide bisnis terbaru yang belum banyak diketahui orang.


Tampilkan Komentar