Cara Mengurus BPKB Yang Hilang Serta Biaya Pengurusannya

September 25, 2018

Cara Mengurus BPKB Yang Hilang Serta Biaya Pengurusannya
Cara Urus BPKB Hilang

BPKB ialah surat penting yang dimiliki seseorang apabila mempunyai kendaraan, bagus itu motor maupun mobil. Dokumen tersebut amat penting, bahkan beberapa orang yang memerlukan dana cepat seharusnya memberikan salinan BPKB tersebut sebagai persyaratan dan jaminan untuk dapat mendapatkan modal usaha dan keperluan lainnya.

Bila Anda mempunyai kendaraan dan sudah mendapatkan BPKB, berarti Anda juga membeli kendaraan tersebut secara tunai.

Pemilik kendaraan umumnya seharusnya mempunyai BPKB dan juga STNK. Perbedaan antara dua dokumen ini ialah STNK ialah selembar surat yang menuliskan identitas kepemilikan kendaraan terkait, sedangkan BPKB berbentuk seperti buku yang berisikan rincian kepemilikan kendaraan serta faktur pembelian yang dilampirkan.

Sebaiknya kedua dokumen kendaraan yang penting ini Anda jaga dengan bagus, jangan hingga sirna. Lalu bagaimana apabila BPKB ternyata sirna?

Berikut ini ialah 3 cara yang benar untuk mengurus BPKB yang hilang:

1. Kumpulkan Dokumen Persyaratan untuk Mengurus BPKB yang Hilang


Apabila BPKB hilang, karenanya Anda seharusnya kembali mengurus pembuatan BPKB yang baru. Untuk itu Anda perlu mengumpulkan dokumen persyaratan untuk mengurusnya.

Membikin BPKB yang baru dapat Anda lakukan sendiri, dengan membawa persyaratan dokumen tadi ke Kantor Samsat terdekat, tempat BPKB Anda yang hilang diterbitkan.

Adapun dokumen persyaratan yang seharusnya dibawa yakni:


  • Formulir Permohonan BPKB yang seharusnya diisi
  • Identitas Diri (KTP/SIM)


Apabila Anda sendiri tak dapat hadir untuk mengurus BPKB yang hilang, karenanya dapat diwakilkan kepada saudara atau teman dengan membawa surat kuasa yang sudah diberi materai.

Semacam juga seandainya Anda mewakili instansi pemerintah, karenanya seharusnya melampirkan surat keterangan kepemilikan BPKB instansi berkaitan yang sudah ditanda tangani oleh pimpinan dan diberi cap instansi.

Untuk mewakili badan regulasi, Anda juga seharusnya membawa dokumen seperti akte pendirian dan fotokopinya, keterangan alamat, surat kuasa yang bermaterai serta ditanda tangani oleh pimpinan badan regulasi dan diberi cap.

Persyaratan lainya:


  • Surat Pernyataan BPKB yang hilang dan diberi materai serta petunjuk tangan pemilik
  • Bukti pemasangan iklan mengenai kehilangan BPKB lewat media massa
  • Surat keterangan BPKB tak dalam jaminan agunan bank
  • BAP (isu acara pemeriksaan) dari Bareskrim
  • STNK Asli dan Fotokopi, serta catatan pajak yang berlaku
  • Fotokopi BPKB yang hilang  atau ingat nomor BPKB tersebut

2. Ikuti Progres Pengajuan BPKB yang Sirna dengan Benar


Sesudah mempersiapkan dokumen secara komplit, dan mengeceknya, jangan lupa untuk memastikan bahwa iklan BPKB sirna yang Anda buat sudah tayang sekurang-kurangnya selama 2. Sesudah itu, kunjungi kantor Samsat terdekat dan lakukan progres pengajuan BPKB kendaraan Anda yang baru.

Berikut rangkaian pengerjaannya:

  • Mengisi Formulir Permohonan BPKB serta hasil cek fisik kendaraan Anda, bawa kendaraan Anda ke Samsat untuk dikerjakan Cek Lahiriah
  • Menyerahkan seluruh prasyarat yang sudah komplit ke Loket BPKB
  • Sertakan Bukti Pembayaran ke Loket BPKB, lalu Anda akan menerima bukti sudah menyerahkan berkas prasyarat. Simpan bukti hal yang demikian untuk menebus BPKB baru
  • Progres pembuatan BPKB baru memerlukan waktu sampai satu pekan, Anda tinggal mengambilnya cocok waktu yang diatur pihak Samsat terkait.

3. Berapa Biaya Mengurus BPKB Baru?


Untuk memperoleh BPKB baru dibutuhkan tarif dengan rincian sebagai berikut:

  • Daerah bermotor roda 2 (motor) atau 3 sebesar Rp160.000
  • Biaya baru per penerbitan sebesar Rp80.000
  • Biaya ganti kepemilikan per penerbitan Rp80.000
  • Daerah bermotor roda 4 (mobil) sebesar Rp200.000
  • Biaya baru per penerbitan Rp100.000
  • Biaya kepemilikan per penerbitan Rp100.000

Pastikan BPKB Disimpan di Tempat Yang AMAN !


Mengurus sesuatu memang menyita waktu dan daya juga tarif. Nah, supaya BPKB tidak sirna lagi, sebaiknya Anda simpan di tempat yang aman dan tidak mudah dijangkau orang. Anda bisa menaruhnya di penyimpanan khusus dokumen, dan simpan di rumah.  perlu membawa BPKB ke luar rumah, kecuali saat dibutuhkan.


Tampilkan Komentar